Sabtu, 10 Oktober 2015

ismA P_house

Bismillah,
Berawal daari kegelisahan hati, kegundahan hati, betapa gadget mengganggu aktifitas, membuang waktu, dan lebih banyak mengandung riya’. Tulisan ini benar- benar menggambarkan diri saya. Karenanya, agar semua bisa mengambil manfaat dari akun ini, saya memutuskan untuk menjadikan semua akun sebagai sarana berdagang. Kenapa? Karena dengan begitu penulis terhindar dari penyakit ujub, ingin dipuji, ingin mendapat like, ingin komentar ramai, dll. Apalagi setelah menjadikan semua akun sebagai sarana berdagang, in syaa Alah, saya tidak lagi upload foto-foto pribadi.
Selain itu, saya tidak khawatir dengan dagangan tidak laku mungkin, sepi peminat, dan pikiran- pikiran buruk lainnya, saya memberinya nama ismA P_house. Apa hubungannya?
Hehe,, nama ini punya makna tersendiri,
I: ini
S: Semua
M: Milik
A: Allah

Jadi, mau laris manis, mau sepi, atau bahkan ga laku, penulis masih bisa tersenyum bahagia penuh syukur. Karena selalu mengingat, bahwa semua ini memang milik Allah, dan memang terasa begitu lebih indah, ringan, tanpa beban dan menyenangkan. Karena semua rejeki datangnya dari Allah, Allah Maha pemberi rizki, layaknya jodoh, kalau emang rejeki itu milik kita maka akan sampai ke kita.

Harapannya, semoga penulis bisa menjadi pengusaha tekstil dan mode syar’i yang sukses, bisa berbuat baik lebih banyak, bersedekah lebih banyak, beramal shaleh lebih banyak dan memberi manfaat lebih banyak untuk semua makhlukNya dengan hanya mengharap keridhaanNya, hingga akhirnya nanti punya store yang seluruh labanya diperuntukkan kepada mereka yang membutuhkan..amiin yaa rabbal’aalamiin.


 Laa haula wa laa quwwata illaa billaah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar